Tangkal Hoaks, KPU Kepulauan Sula Gelar Sosialisasi di Kalangan Wartawan

oleh -25 views

Porostimur.com, Sanana – Komisi Pilihan Umum (KPU), Kapulauan Sula Maluku Utara, menggelar sosialisasi pendidikan pemilih segmen media dan pemantau pemilu kepada para wartawan, Kamis (7/12/2023).

Kegiatan yang berlangsung di bawah sorotan tema, “Strategi Menangkal Berita Hoax Menjelang Pemilu Serentak 2024 itu, dilaksanakan di kantor KPU setempat.

Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia KPU Kepulauan Sula Hamida Umalekhoa kepada para wartawan mengatakan, di era digitalisasi ini perlu untuk dilakukan banyak inovasi/edukasi terhadap pemilih agar bisa mewaspadai munculnya berita bohong (hoax).

“Karena ketika muncul berita bohong maka bisa menciderai pemikiran masyarakat bahkan bisa menurunkan nilai demokrasi,” kata Hamida.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, misalnya dalam pelaksanaan tahapan kampanye telah ditegaskan dalam PKPU, Nomor: 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilu, pada Pasal 23 ayat d menjelaskan bahwa dalam menyampaikan materi kampanye harus memberikan informasi yang benar, seimbang, dan bertanggung jawab sebagai bagian dari pendidikan politik,” sambungnya.

Hamida melanjutkan, dan pada ayat e menjelaskan bahwa harus menghormati perbedaan suku, agama, ras, dan antar golongan dalam masyarakat.

“Lalu diatur juga dalam pasal 24 ayat C, d, e, dan f bahwa dalam menyampaikan materi kampanye harus memberikan informasi yang bermanfaat, dan mencerdaskan masyarakat. Tidak menyerang pribadi, kelompok, golongan, atau pasangan calon lain. Tidak bersifat provokatif, dan menjalin komunikasi politik yang sehat antara peserta pemilu dengan masyarakat sebagai bagian dari membangun budaya politik Indonesia yang demokratis dan bermartabat”,papar dia.

Dengan demikian kata Hamida, maka ini adalah bagian dari strategis atau penegasan untuk bagaimana dapat menghindari berita bohong, atau ujar kebencian dan juga menghindari berita yang menimbulkan fitnah, dengan tujuan agar proses demokrasi dapat berjalan dengan lancar dan kondusif.

Baca Juga  Puasa Nisfu Syaban 2024: Jadwal, Niat dan Keutamaan

“Penting kiranya setiap pengguna media sosial atau pembaca media masa, agar setiap berita yang dibaca tidak serta merta dapat dishare, minimal di saring dulu baru dishare,” tukas Hamida.

“Selain itu, media punya peran yang sangat penting dalam memberikan informasi yang sejuk dan mencerdaskan masyarakat guna menjaga pemilu yang berintegritas,”imbuhnya.

Hamida menambahkan, khususnya kepada insan pers atau para wartawan di Kabupaten Kepulauan Sula, diharapkan dapat memperhatikan kaidah penulisan berita, terutama penulisan berita terkait dengan tata cara pelaksanaan tahapan pemilu.

“Media sebagai pilar keempat demokrasi maka media mesti mengambil peran untuk ikut menjalankan salah satu tanggung jawabnya, yakni memberikan edukasi yang benar tentang pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 melalui cara penulisan/pemberitaan yang sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik,” tutupnya.(Jamil Gaus)

Baca Juga  Heboh! Caleg Gagal Ngamuk, Minta Uang 'Serangan Fajar' Dikembalikan

Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.