Isu Munaslub Dinilai Tidak Perlu Ditanggapi Serius
Umar menilai kemunculan isu Munaslub di media sosial sebagai ulah pihak yang tidak bertanggung jawab. Menurutnya, hingga saat ini tidak ada gejolak berarti dalam tubuh Partai Golkar. Dinamika yang berkembang justru berkaitan dengan upaya kader memberikan kontribusi terbaik bagi partai dan masyarakat.
“Itu perbuatan orang iseng, orang kurang kerjaan, jadi tidak perlu ditanggapi secara seriuslah,” ujarnya.
Ia pun mengajak masyarakat dan konstituen yang ingin mengetahui kondisi sebenarnya di internal Golkar agar berkomunikasi langsung dengan para pengurus dan kader di setiap tingkatan, mulai dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), DPD provinsi, DPD kabupaten/kota, hingga pengurus di tingkat kecamatan dan desa.
Umar memastikan kader Golkar terbuka terhadap masyarakat yang ingin mengetahui perkembangan maupun dinamika organisasi. Karena itu, ia berharap publik tidak mudah terhasut oleh informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.
“Saya tegaskan sekali lagi, Golkar solid, tidak ada itu Munaslub. Isu itu perbuatan orang iseng yang kurang kerjaan,” tandasnya.
Konsolidasi Organisasi dan Fokus Kerja untuk Rakyat
Lebih lanjut, Umar menjelaskan bahwa Partai Golkar saat ini tetap menjalankan konsolidasi organisasi secara berjenjang. Konsolidasi dilakukan mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa dan rukun tetangga (RT).










