Rangkaian Sidang dan Pengumuman Resmi
Sidang isbat akan diawali dengan seminar posisi hilal yang memaparkan data astronomi dari Tim Hisab Rukyat Kemenag. Seminar ini akan disiarkan secara terbuka sebagai bentuk transparansi kepada publik.
Selanjutnya, panitia akan menerima laporan hasil rukyatul hilal dari berbagai daerah sebelum sidang isbat digelar secara tertutup. Hasilnya kemudian akan diumumkan melalui konferensi pers oleh Menteri Agama sebagai rujukan resmi umat Islam di Indonesia.
Data Awal dan Perkiraan Iduladha
Berdasarkan data awal, posisi hilal disebut telah memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS, yakni memiliki tinggi di atas 3 derajat dan elongasi lebih dari 6,4 derajat. Meski demikian, data tersebut masih bersifat prediktif dan belum menjadi keputusan final.
“Penetapan awal Zulhijah tetap menunggu hasil rukyat dan keputusan sidang isbat sebagai otoritas resmi pemerintah. Kami mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil sidang isbat pada 17 Mei 2026,” tegas Abu Rokhmad.
Sementara itu, Muhammadiyah melalui Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) telah lebih dulu menetapkan Iduladha 1447 H jatuh pada Rabu, 27 Mei 2026. Hari Arafah diperkirakan berlangsung pada Selasa, 26 Mei 2026, dengan awal Zulhijah dimulai pada Senin, 18 Mei 2026.
Perbedaan penetapan ini menjadi hal yang lazim, seiring dengan penggunaan metode penentuan awal bulan Hijriah yang berbeda di masing-masing pihak.









