“Dia mengerjakan bahasa tubuhnya sepenuhnya dengan menjulurkan lidahnya,” paparnya. Dia mengeklaim jurnalis Amerika itu berperilaku berani, yang secara terbuka memposisikan dirinya sebagai objek seksual.
Komentator Rusia lain, Vladimir Soloviev, juga menuduh Gamble menggunakan “daya tarik seks”-nya.
Sementara itu, Gamble sendiri mengambil komentar dari orang-orang Rusia dengan tenang, mengolok-olok kehebohan dalam serangkaian posting media sosial.
Salah satunya, dia membagikan foto kue yang dipesan untuknya oleh teman-temannya, yang menampilkan wajah Putin dan kata-kata “terlalu cantik”.
Di foto lain, dia berpose dengan artikel surat kabar Rusia tentang wawancaranya, bercanda dalam keterangan foto kakinya yang terlampir. “Sudut terbaik saya,” tulis dia.
(red/sindonews)




