Terlibat Tawuran, Dua Pemuda Kudamati Dilarikan ke Rumah Sakit

oleh -276 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Dua pemuda mengalami luka tusuk di bagian bokong dan robek di wajah, akibat tawuran yang terjadi di ruas Jalan Dr. Kayadoe, kawasan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, tepatnya di depan RSUD Dr. Haulussy Ambon, Jumat (4/2/2022) pukul 02.02 WIT.

Kasubbag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ipda. Moyo Utomo mengatakan, keduanya langsung dilarikan ke RSUD Haulussy Ambon untuk mendapatkan perawatan medis.

”Hanya ada dua korban yang luka-luka. Sedangkan kerugian material tidak,” ujarnya,” Jumat (4/3/2022).

Moyo Utomo bilang kedua kelompok pemuda yang terlibat adalah pemuda Kudamati SPK dan Pemuda Kudamati PMI.

Menurut dia, saat tawuran pecah, mereka saling lempar batu dan menggunakan senjata tajam.

“Awalnya datang empat orang pemuda dari SPK Kudamati menuju arah kawasan PMI. Setibanya depan toko Alfamidi depan RSUD, pemuda dari SPK tersebut mengundang pemuda dari PMI untuk berkelahi,” tukasnya.

Baca Juga  Kapolres Kepsul Bagi Sembako untuk Para Lansia di Desa Wai Nin

Dengan begitu, kata Moyo, maka terjadi aksi saling menegur di antara dua kelompok pemuda.

“Setelah itu terjadi perkelahian antara kedua kelompok pemuda,” jelas Moyo menyitat JurnalAmbon.com, Jumat.

Pada pukul 02.30 WIT, kata Moyo, Kapolsek Nusaniwe Iptu Johan Anakotta di dampingi Waka Polsek Nusaniwe Ipda Muhammad Irwanismon Siifu bersama anggota Polsek Nusaniwe dan PRC Polresta Pulau Ambon tiba di lokasi dan langsung melerai massa.

Hingga siang ini, Moyo melanjutkan, situasi terpantau aman terkendali.
Dia menyatakan, Polsek Nusaniwe sudah berusaha keras antisipasi gangguan Kamtibmas.

Namun, Moyo mengklaim, pihak orang tua yang membiarkan anak-anaknya berada diluar rumah sampai tengah malam sehingga rawan terjadi tawuran.

”Polisi tiap hari selalu membubarkan tawauran tetapi yang dijaga bukan hanya kawasan itu saja. Sebab wilayah Polsek Nusaniwe sangat luas,” katanya.

Baca Juga  Mengenal James Richardson Logan, pencetus nama Indonesia

(red/jurnalambon.com)

No More Posts Available.

No more pages to load.