Teroris Abu Harun Penyerang Brimob di Lokki, SBB Divonis Penjara Seumur Hidup

oleh -1.805 views
Link Banner

Porostimur.com -Jakarta: Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada Arip Uharta alias Abu Harun dalam kasus terorisme. Abu Harun terbukti melakukan penyerangan dan menghabisi nyawa tujuh orang, dengan lima di antaranya anggota Brimob di Desa Lokki, Seram Bagian Barat, Maluku, pada 2005.

Kasus bermula saat dilakukan penyerangan pos Brimob itu dilakukan Abu Harun dibantu temannya, yaitu Ikhlas, Mukhlis, Andi, Jodi, Asep, Kisman, dan Abdullah Umamiti.

Penyerangan dilakukan pada 16 Mei 2005 dini hari. Mereka menyerang menggunakan senjata M16, MK3, senjata SKS, AK, karabin, dan amunisinya.

Butuh waktu 15 tahun untuk menangkap Abu Harun dan dia mulai dijebloskan ke penjara sejak 30 Oktober 2020. Di persidangan, Abu Harun dituntut penjara seumur hidup.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Arip Uhrata alias La Ati alias Otis alias Nur Sholihin alias Abu Harun alias Mangge alias Black alias Arifin Ahmad alias Papa Tima bin La Kampio dengan pidana penjara seumur hidup dengan perintah terdakwa tetap berada dalam tahanan,” demikian bunyi putusan PN Jaktim yang dilansir di website-nya, Selasa (23/11/2021).

Baca Juga  Murka, Mahfud MD Bilang Ambroncíus Nabában ‘Dùngu’

Dalam putusan yang diketok pada 3 November 2021 itu, majelis menilai tidak ada hal yang meringankan Abu Harun dalam kasus terorisme ini. Adapun hal yang memberatkan ialah berlapis.

Seperti kejahatan Abu Harun beserta pelaku lainnya merupakan perbuatan yang sangat keji, sehingga mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia di mana lima di antaranya anggota Brimob dan satu orang mengalami luka tembak pada bagian lengan. Selain itu, perbuatan tersebut menimbulkan kerusakan fasilitas milik negara, yaitu pos jaga Brimob di Lokki.

“Perbuatan terdakwa dan pelaku lainnya telah meninggalkan luka dan duka yang mendalam bagi keluarga korban yang meninggal dunia dan meninggalkan trauma bagi korban yang luka. Perbuatan terdakwa telah menimbulkan keresahan di masyarakat, khususnya warga Lokki, Seram Bagian Barat ,” ucap majelis.

Baca Juga  Cegah Covid-19, Menag Minta Shalat dan Khotbah Idul Adha Diperpendek

Berikut ini daftar nama korban yang meninggal dalam peristiwa itu:

  1. Brigadir Rony Susanto, mengalami luka tembak di kepala.
  2. Briptu Slamet Riyanto, mengalami luka tembak di kepala.
  3. Briptu Hasanuddin, mengalami luka tembak di kepala.
  4. Brigadir Teguh Budi Aprianto, mengalami luka tembak di kepala.
  5. Bharada Azwan Manik (anggota Satbarmobda Polda Kaltim), mengalami luka tembak di kepala.
  6. Bripda Kasman, mengalami luka tembak di pungung.
  7. Simon Petrus Sair Paly (Juru masak/warga sipil), mengalami luka tembak di pipi, dada, dan lengan.

(red)

No More Posts Available.

No more pages to load.