oleh

Tiga Puisi Amin Silawane

Link Banner

Kepada Eka

Dan apa – apa yang tidak mampu di jelaskan oleh kata-kata,
Eka telah sampai pada tempat yang sebenar-benarnya segala pencarian bermuara disana.
Segala damai tinggal.

Tak ada lagi sandiwara
yang di buat oleh manusia.
Eka telah pulang pada Rumah,
Rumah seluruh yang hidup.

Link Banner

Di dalam doa-doa yang di tinggikan di langit segala kuasa tunduk
Segala amarah begitu lapang
Seperti langit yang sama
Tempat semua duka dan sedih bersandar.

Sekuat Eka yang melawan rasa sakit
Sekuat Eka yang tetap tersenyum
Sekuat Eka yang selalu bersedih
Kala melihat orang – orang di jalanan.
Sedamai itulah tempat kembali Eka pada Rabb pemberi hidup

=======

Lonthoir

Ada hal-hal yang hilang disini, sebagian anak tangga yang diganti Aspal, atau bising suara Kenalpot Motor !
Harusnya kita bersama-sama pulang dengan damai, melihat tarian “siamale” didendangkan dengan penuh hikmah !
Atau kapata-kapata yang lewat sya’ir-sya’ir para pendahulu menitipkan janji bahkan sumpah.

Banda/13-11

=======

Pada Semesta pun Segala Cinta Kembali

Seorang Lelaki memandang senja dengan Sepi, Meletakkan kerinduan pada Pusara.
Satu per satu orang-orang yang di cintainya pergi,
Harapan yang dijunjung setinggi Langit,
Jatuh bersama Rintik Hujan Membumi.
Sang pemberi Hidup adalah Semesta
Pada Semesta pun segala Cinta Kembali

=========

Link Banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed