Tim Observatorium Bosscha ITB Lakukan Ekspedisi Pengamatan Gerhana Matahari Total ke Pulau Kisar

oleh -193 views

Porostimur.com, Tiakur – Tim Observatorium Bosscha, dipimpin oleh staf Observatorium Bosscha dan KK Prodi Astronomi ITB, Premana W. Premadi, Ph.D., tengah melaksanakan Ekspedisi Pengamatan Gerhana Matahari Total ke Pulau Kisar, Maluku pada 14-21 April 2023.

Pulau Kisar dipilih sebagai lokasi pengamatan atas beberapa pertimbangan, di antaranya faktor geografis dan cuaca. Sebagai dataran pertama wilayah Indonesia yang berada di jalur total (gerhana 100%), dan lokasi yang berada di dekat dengan pusat gerhana di laut Timor, menjadikan waktu totalitas di Kisar lebih panjang dibandingkan daerah lain.

Tim berjumlah 10 orang beranggotakan staf Observatorium Bosscha dan mahasiswa Program Studi Sarjana Astronomi ITB ini akan melaksanakan serangkaian aktivitas pendidikan untuk guru dan siswa, kegiatan pengamatan langit malam dan pameran astronomi untuk masyarakat umum.

Baca Juga  Taufik Hamud Kembali Pimpin Golkar Tual, Tegaskan Proses Musda Tetap Demokratis

“Pengamatan Gerhana Matahari Total akan diselenggarakan di Lapangan Maka, Desa Wonreli dan tim telah menyiapkan berbagai instrumen pengamatan untuk bisa digunakan bersama dengan masyarakat yang hadir,” ujar Premana dalam rilis yang diterima Humas ITB.

Gerhana Matahari terjadi saat Matahari, Bulan, dan Bumi berada dalam posisi segaris, menjadikan bayangan Bulan jatuh di permukaan bulan. Pada momen Gerhana Matahari Hibrida, akan terjadi dua fenomena gerhana Matahari sekaligus di mana gerhana akan dimulai sebagai Gerhana Matahari Cincin (GMC), kemudian Gerhana Matahari Total (GMT), dan diakhiri dengan Gerhana Matahari Cincin (GMC). Pada gerhana 20 April 2023, wilayah Indonesia hanya akan dilintasi jalur Gerhana Matahari Total.

No More Posts Available.

No more pages to load.