Tim SAR Temukan Bangkai Kapal Tanpa Awak di Tanjung Kayu Putih

oleh -147 views
Link Banner

[carousel_slide id=’11594′]

@porostimur.com | Buru : Satu unit bangkai kapal ikan tak berawak ditemukan warga terdampar di sekitar perairan Tanjung Kayu Putih, Kecamatan Batabual, Kabupaten Buru. Bangkai kapal ditemukan dalam kondisi terbalik

Tim evakuasi gabungan basarnas dan polair yang datang ke lokasi TKP menduga kapal tenggelam akibat terjangan ombak yang sedang tinggi di wilayah sekitar perairan tersebut.

Tim yang mencari kemungkinan adanya korban jiwa tidak berhasil menemukan adanya tanda tanda penumpang yang tenggelam.

Link Banner

Tim juga menyusuri sepanjang pantai sekitar dan tidak membuahkan hasil adanya korban jiwa. Dugaan sementara kapal tenggelam saat akan melintasi perairan buru dan terbawa arus hingga ke tanjung kayu putih.

Baca Juga  Gelar Raker, Komisi III DPRD Maluku Bahas Pengawasan Proyek Tahun 2020

Pernyataan ini disampaikan oleh salah satu warga setempat , karman saka (29) yang turut melakukan pencarian korban.

“Mungkin saja tenggelamnya di laut luar sana. Baru dia terseret ombak sampe kesini. Soalnya kita sudah cek ke dalam kapal tapi tidak ada korban. Di sepanjang pantai juga tidak ada. Kapalnya juga kita tidak pernah lihat sebelumnya.” jelas Karman.

Hingga kini bangkai kapal masih belum bisa dievakuasi karena keterbatasan alat.

Pelaksana harian kantor UPP kelas 2 namlea, Rauf Tualang membenarkan adanya penemuan bangkai kapal ikan di sekitar tanjung kayu putih.

Namun pascabayar dilakukan pencarian selama beberapa waktu tim tidak menemukan apapun.

Akhirnya pencarian dihentikan dan baru akan dilanjutkan apabila pihaknya menerima informasi adanya kecelakaan laut di lokasi sekitar.

Baca Juga  Kapolres Malteng, Rositah Umasugi Rangkul OKP

Dirinya juga akan berkoordinasi dengan UPP terdekat seperti Sanana untuk mengkonfirmasi bangkai kapal tersebut.

“Kita prioritaskan hanya pencarian korban. Dan setelah pencarian beberapa waktu ini oleh teman teman di TKP tidak membuahkan hasil, jadi kita hentikan. Belum tau sampai kapan tetapi Jika ada informasi lanjutan tentang adanya kecelakaan laut. Maka kami akan lanjutkan pencarian kembali. Kami masih terus berkoordinasi dengan berbagai pihak”. ungkap Tuanani.

Munculnya bangkai kapal tersebut awalnya di temukan oleh beberapa orang nelayan yang melintasi perairan tersebut , namun karena kondisi ombak yang tinggi memnyebabkan mereka tak berani mendekati kapal dan memilih untuk melewatinya.

Hingga masyarakat pencari batu akhirnya menemukan kapal tersebut dan melakukan penyelaman kedalam bangkai kapal dan melaporkan ke polsek setempat. (Ima)