“Untuk korban yang tertimpa pohon, seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh Pemkot. Sementara untuk longsor dan talud, akan ditangani melalui BPBD dengan pembersihan lokasi dan pemberian bantuan peralatan dalam masa tanggap darurat,” jelasnya.
Diketahui, insiden pohon tumbang di kawasan Pandan Kasturi menyebabkan satu orang mengalami luka ringan dan dua lainnya luka berat.
Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Menghadapi potensi cuaca ekstrem, Toisuta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya yang tinggal di wilayah rawan bencana seperti bantaran sungai dan daerah perbukitan.
“Kita menghimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar menjaga kebersihan lingkungan. Mari bergotong royong membersihkan sampah. Bagi yang tinggal di daerah bukit, perlu mengantisipasi dengan menyiapkan langkah-langkah pencegahan longsor,” pesannya.
Ia juga meminta masyarakat turut berperan aktif menjaga lingkungan sebagai upaya bersama meminimalisir risiko bencana di tengah musim penghujan.
Sejumlah Titik Terdampak
Adapun lokasi terdampak bencana meliputi kawasan Karang Panjang dan Skip di Kecamatan Sirimau, Lateri di Kecamatan Baguala, serta talud patah di Negeri Batu Merah.
Pemerintah Kota Ambon menegaskan akan terus melakukan penanganan cepat dan terkoordinasi, guna memastikan keselamatan warga serta meminimalisir dampak bencana yang terjadi.









