Porostimur.com, Langgur – Menyikapi ada bentrokan antara warga Ohoi Bombay dan Elat di Kecamatan Kei Besar, para tokoh lintas agama di Maluku Tenggara menyerukan kepada kelompok yang bertikai untuk menahan diri serta menghentikan pertikaian.
Pernyataan sikap ini disampaikan Kantor Kementerian Agama Malra melalui rilis yang di terima media ini, Rabu (16/11/2022).
Seruan para tokoh tersebut dikeluarkan usai melakukan pertemuan yang berlangsung di aula kantor Kementerian Agama Kabupaten Maluku Tenggara pada Selasa kemarin.
Adapun para tokoh agama yang terlibat dalam pertemuan tersebut di antaranya, Ketua FKUB Arifin Difinubun, Wakil Uskup Kei Kecil dan Kota Tual Pastor W. Setiawan Reyaan, Ketua MUI Malra Mohamad Zein Matdoan, Ketua Klasis Pulau-pulau Kei Kecil dan Kota Tual Pdt. I. K. Kolyaan serta perwakilan tokoh pemuda dari ohoi yang bertikai.
Kepala Kantor Kementerian Agama Maluku Tenggara Ahmad Raharusun mengatakan, pertemuan ini dirasa penting, karena akibat konflik yang terjadi antara Bombay dan Elat telah menimbulkan kerugian harta benda serta nyawa, bahkan rasa takut sehingga dapat membahayakan kerukunan yang dibina di bumi Larvul Ngabal selama ini.
Untuk itu, selaku Kepala Kantor Kementerian Agama, Raharusun mengundang para tokoh agama guna menyikapi konflik yang terjadi sejak hari pada tanggal 12/11/22 kemarin.











