Opsi kedua adalah versi hybrid yang menggunakan mesin empat silinder M15A-FXE 1,5 liter bertenaga 91 PS dan torsi 120 Nm, ditambah dengan motor listrik 1NM bertenaga 80 PS dengan torsi 141 Nm. Konfigurasi ini dilengkapi E-CVT dan opsi penggerak semua roda.
Toyota Sienta Juno Foto: Dok. Toyota
Sementara itu, Toyota Jepang juga menghadirkan Sienta dengan varian baru, yaitu Sienta Juno. Varian baru Sienta Juno itu menggunakan basis Sienta tipe Z dengan penggerak hybrid. Perbedaan Juno terletak pada desainnya yang merupakan mobil dua penumpang dengan kabin belakang modular. Jok belakang ditanggalkan, sebagai gantinya ada beberapa opsi tempat duduk lesehan di bagian belakang untuk pengemudi atau penumpang bersantai saat berhenti.
Toyota Sienta Juno Foto: Dok. Toyota
Di belakang kabin belakang terdapat panel yang disebut “Juno locks” yang bekerja dengan “modul furnitur” untuk menciptakan konfigurasi ruang yang berbeda. Modul-modul ini dibanderol mulai dari 20.900 hingga 72.600 yen (Rp 2,3 juta sampai Rp 8 juta). Itu merupakan biaya tambahan dari harga standar Sienta yang berkisar antara 3.654.200 hingga 3.852.200 yen (Rp 405 juta sampai Rp 427 juta) tergantung tipe.
Toyota Sienta Juno Foto: Dok. Toyota











