“Untuk itu, kami apresiasi kepada seluruh perbankan yang telah berupaya untuk menyediakan pembayaran tersebut, namun demikian angka ini masih tertinggal jika kita bandingkan dengan daerah-daerah di wilayah timur yang lain seperti Maluku, Papua, Papua Barat, Sulawesi Barat bahkan Gorontalo dan juga Sulawesi, sehingga saat ini, menjadi yang tertinggal,” ujarnya.
Dirinya menambahkan, Bank Indonesia sesuai dengan amanat undang-undang, diberikan mandat untuk memelihara stabilitas sistem pembayaran dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan memiliki tiga dimensi yaitu stabilitas, pertumbuhan, dan juga inklusi sehingga untuk mencapai hal tersebut Bank Indonesia senantiasa berkomitmen penuh dalam mendorong sistem pembayaran cepat, mudah, murah aman dan andal atau tagline-nya.
(red/bisnis)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News




