Desainer alumnus Esmod ini menuturkan warna hijab yang bervariasi menjadi daya tarik bagi hijabers karena bisa dengan mudah dipadu-padankan dengan outfit kesayangan.
“Warna hijab sendiri itu, semakin banyak warna, semakin pelanggan suka. Karena tidak bisa memilih akhirnya membeli semua. Jadi, wanita itu tidak matching satu tonenya aja maunya matching. Kita bisa bikin 24 warna di satu kerudung polosan dan prints sendiri pilihannya ada enam warna. Jadi memperbanyak pilihan warna sih,” ujar Ria Miranda.
Bahan hijab yang lentur dan lembut juga menjadi incaran karena nyaman untuk dipakai berbagai kegiatan. “Bahan hijab instan itu kan polyester seperti kaus tapi kita buat lebih lembut dan nyaman dipakai olahraga. Tapi looksnya tidak seperti bergo, bahan yang lebih stretch itu juga akan jadi jagoan kita tahun ini,” pungkasnya.
sumber: wolipop









