Porostimur.com, Washington – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim negaranya memiliki senjata nuklir terbanyak sejagat dibandingkan dengan dua rival utamanya, Rusia dan China. Namun klaim ini bertentangan dengan data lembaga internasional independen yang menunjukkan pemilik senjata nuklir terbanyak di dunia adalah Moskow.
Klaim Trump disampaikan ketika dia menyampaikan niat Washington untuk membuat kesepakatan pengurangan senjata nuklir dengan Moskow dan Beijing. Menurutnya, dia telah membahas denuklirisasi dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan mereka baru-baru ini di Alaska.
“Kami ingin denuklirisasi. Ini terlalu besar kekuatannya, dan kami juga telah membicarakannya,” kata Trump kepada wartawan di Oval Office Gedung Putih pada hari Senin waktu Washington.
“Hari ini sangat sukses untuk hal-hal lain, karena, Anda tahu, kita juga berbicara tentang rudal, nuklir, kita berbicara tentang banyak hal yang berbeda. Kita berbicara tentang pembatasan nuklir, kita akan melibatkan China,” ujarnya.
“Kita memiliki paling banyak, Rusia memiliki kedua terbanyak, dan China memiliki ketiga. Namun China jauh tertinggal, tetapi mereka akan mengejar kita dalam lima tahun,” imbuh Presiden Trump, yang dilansir Russia Today, Selasa (26/8/2025).









