Tucker Carlson Sebut Agama Presiden Trump Adalah Israelisme, Bukan Kristen

oleh -306 views
Carlson menyebut sikap Trump tidak mencerminkan nilai-nilai Kristen. Ia bahkan melontarkan istilah “Israelisme” untuk menggambarkan apa yang ia anggap sebagai “agama politik” baru yang dianut oleh Trump. Foto: slate.com

Porostimur.com, Washington — Kritik keras datang dari jurnalis konservatif Tucker Carlson terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait kebijakan Timur Tengah, khususnya soal Iran dan dukungan terhadap Israel.

Dalam pernyataannya, Carlson menyebut sikap Trump tidak mencerminkan nilai-nilai Kristen. Ia bahkan melontarkan istilah “Israelisme” untuk menggambarkan apa yang ia anggap sebagai “agama politik” baru yang dianut oleh Trump.

“Apa agama Donald Trump sebenarnya? Jelas bukan Kristen. Itu adalah Israelisme. Itu adalah pembelaan terhadap Israel,” ujar Carlson.

Kritik atas Pernyataan dan Simbol Keagamaan

Komentar Carlson muncul setelah serangkaian pernyataan kontroversial Trump, termasuk kritiknya terhadap Paus Leo XIV yang sebelumnya mengecam ancaman penghancuran Iran.

Paus Leo menyatakan bahwa kekerasan tidak sejalan dengan ajaran iman.

“Yesus tidak mendengarkan doa orang-orang yang berperang, tetapi menolaknya,” kata Paus.

Di sisi lain, Trump juga sempat mengunggah gambar hasil kecerdasan buatan yang menampilkan dirinya sebagai sosok menyerupai Yesus Kristus. Unggahan itu menuai kecaman luas sebelum akhirnya dihapus oleh Trump, yang menyebut media telah “menyalahartikan” maksudnya.

Carlson menilai tindakan tersebut sebagai bentuk simbolisme religius yang tidak tepat.

Baca Juga  Meski Minim Fasilitas, SMPN 13 Tual Genjot Inovasi dan Ubah Mindset Siswa

Polarisasi di Internal AS

Dalam pandangan Carlson, Amerika Serikat kini terlibat dalam konflik dengan Iran bukan semata-mata karena kepentingan nasional, melainkan karena pengaruh Israel.

Ia juga menyebut dukungan terhadap Israel telah berkembang menjadi “agama sipil” dalam pemerintahan AS.

No More Posts Available.

No more pages to load.