Tujuh Tahun Jokowi: New Kleptocracy

oleh -279 views

Diantara penyebab regresi demokrasi tersebut adalah korupsi yang tinggi dan nasionalisme gaya baru. Demi kepentingan korupsi dan atas nama nasionalisme, kemerdekaan rakyat dibelenggu dengan berbagai cara.

Saya mencermati penilaian Aspinall dan Mietzner memiliki kebenaran akademisnya. Apalagi kemudian data tentang indeks demokrasi Indonesia yang skornya anjlok 6,30 terburuk sepanjang 14 tahun terakhir dengan kebebasan sipil yang skornya hanya 5,59 (The Economist, 2021). Di saat yang sama data indeks persepsi korupsi Indonesia juga anjlok merah, yang hanya mendapat skor 37 (Tranparency International, 2021). Ada semacam persinggungan antara buruknya demokrasi dan koruptifnya kekuasaan.

New Kleptocracy

Jika dicermati secara lebih rinci argumen Aspinall soal korupsi yang tinggi sebagai salah satu penyebab yang menjadi faktor Indonesia saat ini berada pada titik terendah demokrasi, diantaranya ia ungkapkan dalam sebuah diskusi di Yogyakarta yang bertema Democracy in The Contemporary Indonesia: The Dangers of Regression (2019).

Faktanya secara empirik tingginya perilaku korupsi di Indonesia telah dicatat oleh KPK angkanya ditemukan bahwa 60 % pelakunya adalah politisi (2015). Maknanya kritik publik pada isu korupsi arahnya memang banyak tertuju pada politisi. Pada titik itu politisi seringkali merasa terganggu dengan kritik.

No More Posts Available.

No more pages to load.