Ungkap Jejak Konsorsium 303 di Mafia Tambang Batu Bara, CERI Sebut Nama RBT

oleh -0 Dilihat

Porostimur.com, Jakarta – Dua bulan sejak viralnya kasus konsorsium 303 dengan diagram aliran dana dalam jaringan ini, nyaris tidak ada satupun informasi penting berhasil diungkap Bareskrim Polri.

Setelah cukup lama mangkrak, Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) mengungkapkan fakta baru yang menarik soal konsorsium 303.

Menurut Direktur Eksekutif CERI Yusri Usman, dalam Konsorsium 303 yang melibatkan banyak petinggi Polri, nama Robert Prianto Binosusatya (RBT) dan Yoga Susilo kembali mencuat dan dikaitkan dengan praktik mafia tambang batu bara.

“Robert ini, sebelumnya investigasi IPW sejak 2020 sudah menyebutkan bahwa dia ketua Konsorsium judi online 303,” ungkap Yusri Usman dalam acara bincang publik “Satgassus Merah Putih Polri Terlibat Mafia Tambang,” Rabu 5 Oktober 2022.

Menurut Yusri keterlibatan Robert Prianto Binosusatya sebagai bandar judi online dibenarkan Staf Ahli Kapolri yakni Irjen Pol (Pur) Aryanti Sutadi.

Baca Juga  Sebulan Berlalu, Dugaan Pencabulan Anak di Malra Belum Ada Tersangka

Dugaan keterlibatan Satgassus Merah Putih pada praktek mafia tambang, kata Yusri semakin menguat sejak pemberitaan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) menyebut PT Multi Harapan Utama (MHU) diduga melakukan korupsi dengan memanipulasi pengapalan dan penjualan batubara ekspor secara ilegal di tahun 2021.