Utsman bin Affan: si Kaya yang Pemalu dan Berhati Lembut

oleh -368 views
Ketika dibaiat sebagai khalifah, Utsman bin Affan berusia hampir mencapai 70 tahun. Ilustrasi: Ist

Hanya saja ia takut berbicara, dan karena takutnya berbicara ia segan berdialog dan berdebat berpanjang-panjang. Kalau dia sudah mengambil keputusan ia gigih dan tidak mudah menyerah.

Karena kemurahan rezeki yang melimpah yang dikaruniakan Allah kepadanya itulah maka ia makin gigih dengan pendapatnya.

Dia dari keluarga Bani Umayyah, kalangan suku Quraisy yang terbanyak jumlah orangnya dan yang terkuat. Tetapi keengganannya berbicara yang terbawa oleh perasaan malu itu membuatnya jadi sangat lemah-lembut. Juga kekayaan dan kedudukannya yang tinggi membuatnya jadi sangat dermawan dan murah hati. Kedermawanan dan kelembutannya membuat dia disenangi orang. Di samping itu karena percaya diri dan rasa bangga kepada kerabat, oleh mereka ia sangat dihormati dan dihargai.”

Baca Juga  Apresiasi Guru di Pulau Terluar, Kadis Dikbud Tual: Kalian Motor Penggerak Pendidikan

Di zaman jahiliah dan di masa Islam, Utsman adalah saudagar pakaian. Karena kejujuran dan sifat-sifatnya yang sudah disebutkan tadi menyebabkan perdagangannya maju dan banyak mendatangkan keuntungan.

Di samping itu, sifat-sifat pemalu yang sudah dibawanya sejak kecil dan di masa remajanya ia selamat tak sampai tergelincir bersama gejolak anak-anak muda. “Tak pernah terdengar bahwa dia suka berbangga-bangga atau suka mencumbu perempuan,” tulis Haekal.

No More Posts Available.

No more pages to load.