Visi-Misi Calon Rektor UKIM Periode 2021-2025

oleh -181 views
Link Banner

Oleh: Dr. Henky Herzon Hetharia, M.Th

Pendahuluan

Kita patut menaikan puji dan syukur ke hadirat Tuhan, Allah di dalam Yesus Kristus yang di dalam tuntunan Roh Kudus masih memelihara kita hingga saat ini, khususnya ketika kita semua dikumpulkan di ruangan ini sebagai Senat Universitas Kristen Indonesia Maluku dalam melaksanakan proses pemilihan Rektor UKIM periode 2021 – 2025 saat ini.
Sebagai bagian dari proses pemilihan Rektor UKIM, maka saya sebagai Calon Rektor bersama calon-calon lainnya diminta untuk menyampaikan Visi – Misi dalam pengembangan UKIM jika terpilih kelak. Karena itu, Visi – Misi ini saya persiapkan dan disampaikan kepada Komisi Pemilihan Calon Rektor (KPCR), dan pada waktunya akan saya sampaikan dalam Rapat Senat UKIM.

Visi
Bertolak dari Visi UKIM saat ini, yaitu: “Menjadi Universitas bermutu dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat kepulauan berkemampuan iptek dan inovasi untuk mendukung daya saing bangsa berdasarkan Iman, Pengetahuan dan Kasih”.

Visi saya sebagai calon Rektor adalah: “Menjadikan UKIM sebagai Universitas yang Unggul dan berkarakter Kristiani, dalam mengembangkan Tridharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada peningkatan kualitas masyarakat di wilayah kepulauan Maluku dan Maluku Utara, demi mendukung daya saing bangsa secara global.”

Misi
Untuk mewujudkan misi yang telah saya rumuskan tersebut, saya mengimplementasinya dalam 10 misi, sebagai berikut:

  1. Memperkuat Karakter Kristiani Civitas Akademika UKIM, dalam kehidupan berkampus maupun tata kelola dan manajemen kelembagaan di lingkungan UKIM.
    Karakteristik Kristiani mesti menjadi perhatian utama dalam misi ini, karena penguatan Sumber Daya Manusia UKIM, baik tenaga pendidik, tenaga kependidikan maupun para mahasiswa, yang akan berimbas pada peningkatan kwalitas UKIM dalam segala aspek. Sumber daya manusia UKIM mesti didasari oleh karakter-karakter Kristiani (bukan kristenisasi, tetapi berkarakter yang bersumber pada ajaran Kristen) yaitu pemimpin sebagai seorang pelayan (banding Lukas 22:26), serta sebagai gembala yang baik dan bukan gembala upahan (banding Yohhanes 10: 1-21).
    (Karakter Kritiani yang konkrit seperti apa? Dosen & Mahasiswa yang beragam agama…)
  2. Meningkatkan kwalitas akademik tenaga pendidik secara berjenjang pada semua fakultas secara merata untuk mencapai akreditasi Unggul pada tingkat progdi maupun institusi UKIM.
    Pada misi yang ke-2 ini, penting dilakukan demi mewujudkan kwalitas UKIM sebagai Universitas yang Unggul. Perencanaan dan pelaksanaan studi lanjut para dosen mesti dirancang dengan target yang terukur oleh setiap fakultas, dan difasilitasi oleh universitas dengan memaksimalkan peluang-peluang beasiswa. Para tenaga pendidik pada setiap fakultas harus didorong untuk mencapai jenjang studi Doktoral dan pencapaian Guru Besar, agar dapat memastikan keunggulan setiap program studi, fakultas maupun UKIM.
    (Target 4 tahun, berapa Doktor & Profesor, dan Jabatan Fungsional…)
  3. Meningkatkan kwalitas dan kapasitas tenaga kependidikan di lingkungan UKIM yang menunjang tata kelola kelembagaan.
    Tenaga kependidikan merupakan salah satu penggerak dalam kelancaran tata kelola UKIM, karena itu penting untuk didayagunakan agar bisa melaksanakan fungsi dan perannya secara maksimal pada semua jenjang di UKIM.
    (Konkritnya apa? Pelatihan atau studi lanjut…)
  4. Meningkatkan kwalitas perkuliahan demi peningkatan kwalitas lulusan berdasar pada program Kampus Merdeka yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi.
    Kwalitas UKIM sebagai sebuah perguruan tinggi di Indonesia, salah satunya diukur oleh Kurikulum yang diterapkan dan mampu menghasilkan lulusan yang berkwalitas dan kompeten. Kurikulum Kampus Merdeka yang diprakarsai oleh pemerintah saat ini, harus dilaksanakan dan dimaksimalkan oleh UKIM karena menjamin kwalitas dan kompetensi lulusan UKIM yang diharapkan oleh pengguna (user) di masyarakat.
    (Model perkuliahan yang dinamis: UKIM terbuka untuk membagikan ilmu ke masyarakat tanpa harus mengikuti kuliah formal sbg seorang mahasiswa… Merdeka untuk mahasiswa, dab merdeka untuk masyarakat ikut terlibat…)
  5. Meningkatkan kwantitas dan kwalitas penelitian para dosen dan mahasiswa.
    Penelitian sebagai salah satu tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi, penting untuk dikelola secara baik dan didukung oleh ketersediaan dana yang memadai agar terus mengalami peningkatan, baik secara kwantitas maupun kwalitas. Dengan demikian, kontribusi dan sumbangsih pemikiran-pemikiran ilmiah dari berbagai disiplin ilmu di UKIM bagi bangsa dan masyarakat ilmiah, juga bagi gereja terus mengalami peningkatan.
    (hasil penelitian perlu diapresiasi dengan reward yang memotivasi para dosen untuk penelitian selanjutnya… Unit khusus yang menangani penampingan penulisan proposal dan penelitian…)
  6. Meningkatkan kwantitas dan kwalitas program pengabdian kepada masyarakat.
    Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) sebagai tugas yang ketiga dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, penting untuk dikelola dengan memaksimalkan program Kampus Merdeka oleh setiap fakultas maupun kelompok-kelompok PkM sebagai kontribusi UKIM bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat umum, termasuk gereja.
    (mirip dengan penelitian…)
  7. Meningkatkan kesejahteran tenaga pendidik dan tenaga kependidikan UKIM.
    Pada misis yang ke-7 ini, masalah kesejahteraan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sebagai penggerak institusi UKIM, baik pada level universitas hingga program studi, perlu mendapat perhatian dan peningkatan. Penanganan terhadap masalah kesejahteraan ini, baik semasa mereka masih aktif maupun ketika mereka purna tugas nanti.
    (konkrit: 5 tahun ke depan… peningkatan apa? Misalnya tunjangan kinerja (remunerasi) …. atau gaji 13)
  8. Mendukung program Yaperti dalam pembangunan kampus UKIM di Suli.
    Misi ke-8 ini, hendak meneruskan apa yang telah dirintis dan dilakukan oleh kepemimpinan Rektor periode ini bersama pengurus Yaperti. Kesadaran bahwa kampus UKIM di Tanah Lapang Kecil tidak lagi memiliki daya dukung terhadap eksistensi fakultas-fakultas yang ada saat ini, apalagi jika nanti akan dibuka lagi program studi/fakultas yang baru, maka kebutuhan fasilitas perkuliahan penting dibangun di lokasi kampus Suli yang baru. Dengan demikian, UKIM akan terus berkembang sebagai kampus yang Unggul dari waktu ke waktu.
  9. Meningkatan kwalitas program-program studi yang ada saat ini dan pembukaan program-program studi yang dibutuhkan di masyarakat demi peningkatan kualitas dan kontribusi UKIM bagi masyarakat Maluku, Indonesia dan dunia pada umumnya.
    Dalam misi ini, penekanan pada peningkatan akreditasi program-program studi yang ada saat ini sesuai regulasi Pemerintah (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi) secara berjenjang, untuk mencapai Akreditasi A (Unggul). Pada sisi lain, pembukaan Program Studi yang baru dapat dilakukan, baik pembukaan program S1 bagi program-program studi yang prospektif dan diminati oleh masyarakat maupun program studi S2 dan keahlian sebagai peningkatan dari program studi S1 saat ini.
  10. Mendirikan Pusat Studi dan Pusat Kajian yang relevan.
    Pusat Studi dan Pusat Kajian yang relevan penting diadakan oleh UKIM yang bertujuan untuk memajukan dan memperkaya ilmu pengetahuan serta mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang dikembangkan di UKIM kepada masyarakat.
  11. Mengupayakan dan memanfaatkan peluang-peluang usaha dana dari berbagai sektor di bawah UKIM.
    Dana pembiayaan UKIM tidak harus hanya bergantung pada biaya studi mahasiswa, tetapi mesti juga diupayakan dari berbagai peluang usaha dana, seperti dari jejaring alumni, vanresing, pusat studi & pusat kajian, dll., yang dapat menambah pendanaan UKIM dari waktu ke waktu.
  12. Meningkatkan kualitas dan kwantitas Perpustakaan.
    Perpustakaan sebagai jantung pergururuan tinggi, perlu mendapat perhatian dalam meningkatkan kualitas maupun kwantitasnya, baik berupa pengembangan sarana dan prasarana, pengadaan buku dan jurnal-jurnal yang dibutuhkan, serta digitalisasi perpustakaan.
  13. Membangun jejaring (networking) pada skala nasional maupun internasional dan pemanfaatan jejaring dimaksud demi peningkatan kualitas setiap program studi, fakultas maupun universitas pada umumnya.
    Pada misi ke-10 ini, didasari oleh kesadaran bahwa perkembangan dan kemajuan dunia saat ini membutuhkan jejaring (networking). Karena itu, hubungan kerja sama dan pemanfaatan jejaring kerja ini penting untuk dimanfaatkan demi kemajuan UKIM dan peran serta UKIM di dunia ini. Jejaring kerja sama yang sudah ada saat ini penting untuk dijaga dan dimaksimalkan, juga perlu membangun jejaring nasional maupun internasional terkait dengan kebutuhan program-program studi dan institusi UKIM.
Baca Juga  Bito Temmar: Ekpresi Kemarahan Gubernur Maluku Jorok

Penutup
Demikian Visi-Misi saya sebagai calon Rektor UKIM, Tuhan lindungi kita semua demi kemajuan UKIM ke depan… Amin.!

Siwang, 10 September 2021

*Disampaikan pada Rapat Senat Universitas Kristen Indonesia Maluku