Voice Note Anggota FPI Sebelum Tewas Bocor ke Media Sosial: Ambon Monitor Ambon

oleh -135 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Sebuah rekaman suara milik penyerang polisi saat insiden baku tembak pengikut Habib Rizieq Shihab dengan anggota kepolisian di Tol Jakarta-Cikampek pada Senin (7/12/2020).

Dalam rekaman tersebut, terdengar suara sejumlah orang saling memberikan komando satu sama lain.

Terdengar juga ketegangan saat seseorang melontarkan kalimat bahwa ada anggotanya yang tertembak dalam insiden tersebut.

Dikutip dari tayangan Live KompasTV, rekaman suara tersebut diduga milik penyerang polisi saat sama-sama melaju di lokasi kejadian.

Sebuah suara seorang pria lantas memberi komado bagaimana kendaraan diduga milik polisi tidak bisa mengikuti hingga mendekati rombongan utama.

Namun tak jelas siapa rombongan utama yang dimaksud dalam komando tersebut.

“Pokoknya gimana caranya kendaraan pengawal belakang itu menghambat laju kendaraan yang mengungtit, nanti alamatnya bilamana kita terpisah, bisa langsung turun,” katanya.

Baca Juga  Real Madrid Umumkan Skuat Lawan Barcelona di El Clasico, Tanpa Eden Hazard

“Yang penting kalian nanti jangan sampai yang menguntit dekat dengan ronmbongan utama,” kata seseorang dalam rekaman itu.

Sosok tersebut lantas mengatakan agar mobil diduga milik polisi tidak bisa mengikuti laju kendaraan diduga simpatisan Rizieq Shihab itu.

Dalam rekaman tersebut, terdengar pula seseorang yang menyebut nama Bang Egi untuk mencari jalan lain jika ada yang menyalip.

“Bang Egi pokoknya kalau dia nyalip, kita cari jalan lain, Pokoknya kita cari jalur lain Bang Egi,” jelas seseorang.

Ada pula seseorang yang memanggil komandan dan menanyakan ada berapa mobil yang sedang mengikuti rombongan itu.

“Dia ada berapa mobil yang ikutin di belakang?” katanya.

Dalam percakapan itu, terdengar juga keadaan cukup mencekam saat seseorang berteriak bahwa ada anggota yang tertembak.

Baca Juga  Kamis Besok Tiga Puluh Camat dan 249 Kepala Desa Bertatap Muka Dengan Pemda Halsel

“Lari-lari ada yang ketembak katanya, ambon monitor ambon,” terangnya.

Seperti diketahui, aksi penembakan yang dilakukan kepolisian diduga pada simpatisan Rizieq Shihab terjadi di Tol Jakarta-Cikampek, Senin (7/12/2020) dini hari 00.30 WIB.

Dalam aksi penembakan itu, enam orang tewas dilumpuhkan kepolisian.

Sementara empat lainnya saat ini masih dikejar kepolisian setelah berhasil melarikan diri. (red/tribun)