“Saya sudah berkoordinasi dengan Sekda Halmahera Selatan untuk memastikan kapan terjadinya, dan nanti kita lihat apakah tersedia dana darurat atau tidak,” jelasnya.
Menurut Sarbin, penanganan awal sangat bergantung pada ketersediaan anggaran tanggap darurat, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.
BPBD Diminta Segera Lakukan Pengecekan
Sementara itu, Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera mengambil langkah cepat untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.
Bassam menyatakan akan memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan untuk mengecek ketersediaan dana tanggap darurat, sebelum dikonsultasikan lebih lanjut dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
“Kami akan perintahkan BPBD Halsel untuk mengecek ketersediaan dana tanggap darurat, ada atau tidak di BPBD Provinsi Maluku Utara,” tegas Bassam.
Ia menambahkan, karena jembatan tersebut berada pada ruas jalan provinsi, maka penanganan selanjutnya akan melibatkan BPBD Provinsi Maluku Utara agar proses perbaikan bisa segera dilakukan.
Pemerintah daerah berharap penanganan jembatan ambruk di Desa Gandasuli dapat dipercepat, mengingat akses tersebut sangat vital bagi aktivitas dan mobilitas masyarakat setempat. (Amirudin Irsad)










