Mengusung tema “Ambang Naung”, festival tersebut menjadi ruang diskusi untuk merespons berbagai tantangan pembangunan perkotaan, sekaligus mendorong penguatan sinergi antarpemangku kepentingan.
Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya tata ruang yang tertib, pembangunan yang berkelanjutan, serta pemanfaatan tanah yang memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Melalui keterlibatan pemerintah, profesi arsitek, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat, visi kota Indonesia 2045 diarahkan pada terciptanya kawasan perkotaan yang lebih terhubung, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.
(MW/CK)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









