Sehingga, kata Kusnang sisa anggaran untuk pembangunan fisik adalah senilai Rp. 200 juta lebih. Dan itu telah digunakan untuk pembangunan infrastruktur swering sepanjang 25 meter.
“Saya mengambil langkah ini. Karena saya berpikir tahun 2022 APBDes diatur oleh pemerintah pusat,” ujar Kusnang. (Jems)











