Terkait hal itu, Fahmi meminta kepada Tim Satgus agar segera mengambil tindakan untuk menghilangkan stigma yang ada sehingga warga masyarakt bisa terbebas dari cap tersebut.
“Permintaan kami, Tim Satgus segera bertindak dengan membagikan masker, penyemprotan disenfektan, rapid test masal, dan juga harus pastikan stayus desa Pabos untuk keluar dari zona, sehingga kami tidak merasa didiskriminasikan di Halbar,” harapnya.
Di kesempatan yang sama, Kadis Kesehatan Halbar, Rosfinje Kalengit menyampaikan bahwa dengan cepat akan dilakukan tindakan sesuai permintaan warga.
“Kami suda lakukan rapat, dan besok akan memulai penyemprotan disenfektan dan pembagin masker di kelima desa tersebut,” pungkasnya. (ash)




