Namun apakah benar jika Anies dan Ganjar menyerang Prabowo saat debat? Daripada hanya mengkonsumsi berita berdasarkan cuplikan atau potongan video saja, lebih baik melihat secara utuh isi debat itu sendiri. Sehingga salah tafsir seperti itu tidak merebak dan menjadi fitnah.
Perlu di ketauhi, kawan. Kenyataannya Prabowo bukan diserang, akan tetapi memang dirinya sendiri tidak bisa menjelaskan atau menjabarkan setiap persoalan yang dipertanyakan lawan debatnya.
Di tanya soal data indeks oleh Ganjar mengapa bisa turun saja, Prabowo banyak berkilah. Dan pada akhirnya persoalan tersebut tidak clear, karena Prabowo tidak mampu menanggapi data Ganjar. Malah capres 02 itu ingin mengajak diskusi dan buka-bukaan data di luar debat, dengan alasan waktu yang diberikan KPU tidak cukup.
Loh, harusnya Prabowo bisa memanfaatkan sekaligus memaksimalkan waktu yang ada. Karena dari waktu itulah kita, termasuk calon pemimpin negara diajarkan tentang menghargai waktu. Lagipula debat itu di forum resmi yang dapat ditonton masyarakat, agar mereka juga punya preferensi tentang pilihannya kelak. Kalo debat dibelakang itu namanya rembug-an.
Di sisi lain, untuk menutupi kedunguan sekaligus kekalahan Prabowo, timsesnya pun gerak cepat supaya junjungannya tetap terlihat sempurna dan terkesan menguasai panggung, meskipun realitanya Prabowo amburadul. Salah satunya lewat tangisan nasional, atau judulnya termehek-mehek massal.









