103.301 Orang Trauma Akibat Gempa di Maluku

Porostimur.com | Ambon: Ratusan orang di Provinsi Maluku masih trauma untuk kembali ke rumah akibat gempa bumi. Masyarakat masih bertahan di pengungsian.

“Korban meninggal ada 41 orang, korban luka-luka ada 228 orang, dan 103.301 orang masih mengungsi,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo dalam keterangan tertulisnya yang diterima porostimur.com, Selasa, 29 Oktober 2019.

Agus mengatakan para pengungsi banyak yang masih masih belum berani kembali ke rumah lantaran trauma akan gempa. Sedangkan, beberapa pengungsi lainnya bertahan karena kondisi rumahnya hancur akibat gempa.

“Berdasarkan data BMKG pada 27 Oktober, terjadi gempa susulan sebanyak 1897 kali yang akhirnya membuat pengungsi takut pulang ke rumah,” ujar Agus.

Para pengungsi juga sudah diberikan bantuan berupa daba tunggu hunian bagi pengungsi yang saat ini sedang menunggu hunian tetap. Selain itu, BNPB juga memberikan bantuan pembangunan bantuan tetap, perbaikan rumah sedang dan ringan untuk para pengungsi.

“Rencana tindak lanjut lainnys juga kami menyiapkan program pelaksanaan pemulihan kembali fasum dan fasos,” tutur Agus.

Sebelumnya, gempa dengan magnitude 6,5 SR mengguncang maluku pada tanggal 26 September 2019. Gempa ada di Timur laut perairan Ambon-Maluku dengan kedalaman 10 kilometer. (red/rtl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: