11 Tahun Penantian Panjang, Mezaac Silooy Resmi Dilantik Sebagai Raja Amahusu

oleh -292 views

Ia juga meminta masyarakat Negeri Amahusu untuk menerima Mezaac Silooy sebagai KPN sekaligus pemangku adat.

Menurutnya, kehadiran raja bukan hanya untuk memenuhi syarat Peraturan Daerah, melainkan sebagai figur penjaga nilai-nilai warisan leluhur.

Pesan Tegas untuk Raja dan Saniri

Kepada Badan Saniri Negeri Amahusu, Wali Kota meminta agar segera membangun hubungan kerja yang harmonis dengan raja sebagai mitra pemerintahan.

Saniri diminta menjalankan fungsi pengawasan dengan baik agar semua kebijakan raja berjalan sesuai aturan.

Kepada Mezaac Silooy sebagai KPN yang baru dilantik, Wattimena memberikan pesan tegas agar menjadikan jabatan ini sebagai amanah untuk melayani, bukan sebagai sarana memperkuat kelompok tertentu.

“Hindari tindakan arogan dan mementingkan kepentingan kelompok. Ingat, di atas KPN ada camat, ada wali kota. Jadi bekerjalah dengan baik untuk memastikan Amahusu maju,” tegasnya.

Baca Juga  BPJN Maluku Teken Kontrak Penyusunan Dokumen Lingkungan dengan Konsultan

Menutup sambutannya, Wali Kota juga memberi ruang kepada pihak-pihak yang belum puas atas pelantikan ini untuk menempuh jalur hukum, bukan mengganggu stabilitas negeri.

“Saya katakan mari taat aturan. Kalau tidak terima, silakan digugat. Tapi jangan bikin kacau negeri, sebab sudah terlalu lama Amahusu mengharapkan Raja/KPN definitif,” tandasnya. (red/mcambon)

No More Posts Available.

No more pages to load.