Porostimur.com, Sanana – Tim perumus Hari Jadi Sula, menyatakan Hari Jadi Kota Sanana bertepatan pada tanggal 12 April 1350 dan berusia 673 tahun. Tanggal tersebut merujuk pada representasi salahakang dari 12 Sangaji menjadi Yai Fai Gareha. Sedangkan tahunnya mengacu pada masa Kepulauan Sula yang berada di bawah kekuasaan Ternate pada era Kolano Ngolo Macahaya (1350-1357).
Keputusan tersebut merupakan hasil rumusan Seminar Hari Jadi Sula yang dilaksanakan oleh Dinas Parawisata dan Kebudayaan Kepulauan Sula bekerja sama dengan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Maluku Utara yang beralangsung di Istana Daerah Kabupaten Kepulauan Sula, Selasa (16/5/2023).
Bupati Kepulauan Sula Fifian Adeningsi Mus dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bupati Kamaluddin Sangaji, S.H menyampaikan, seminar Hari Jadi Sula menjadi sebuah catatan sejarah, karena berkaitan erat dengan penentuan asal muasal kelahiran Sula. Sekaligus mengalami perubahan besar bagi generasi yang datang. Melalui naskah sejarah yang ditulis sebelumnya, baik oleh penulis bangsa asing, catatan arsip sejarah, maupun catatan yang tak tertulis yang diwarisi secara turun-temurun.
“Pemerintah Daerah mengapresiasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kepulauan Sula dan Masyarakat Sejarawan Indonesia yang telah bahu-membahu demi mewujudkan seminar ini, demi meluruskan sejarah Sula yang sebelumnya mengalami perbedaan pendapat mengenai sejarah kelahiran Sula dalam konteks peradaban,” ujarnya.









