19 Guru Penggerak Terima Penghargaan dari Pj. Wali Kota Ambon

oleh -1 Dilihat
Foto: Media Center Ambon

Lanjutnya, pembelajaran Kurikulum Merdeka, berorientasi kepada anak, yang artinya dibangun pendidikan yang ramah, bebas dari kekerasan, menyenangkan,  asyik serta memiliki kualitas yang tinggi, dengan 5 (lima) aspek utama atau 5P  yakni potensi diri, pemberdayaan diri, peningkatan diri, pemahaman diri, dan peran sosial, guna meningkatkan karakter para siswa.

“Pemberian penghargaan ini juga dalam rangka memberikan semangat dan motivasi agar ada sekolah-sekolah lain yang mengikuti jejak mereka guna  implementasi kurikulum merdeka belajar. Ada tiga tipe pelaksanaan kurikulum tersebut diantaranya mandiri belajar, berubah, dan berbagi,” jelasnya.

Dirinya berharap kedepan tak hanya 19 kepala sekolah ini yang mendapat apresiasi namun akan ada sekolah-sekolah lainnya yang tentunya dapat melaksanakan kurikulum ini dan menghasilkan guru-guru penggerak lainnya.

Baca Juga  Juventus Taklukkan Lecce 2-0, Gol McKennie dan Douglas Luiz Antar Bianconeri Raih Tiga Poin

“Kita berharap kedepan semua sudah bisa menjadi mandiri. Dan sekolah ini mendaftar di aplikasi yang telah dibuat oleh Kemendibud Ristek setelah itu akan dinilai dan ditetapkan sebagai sekolah yang kayak atau tidak dalam rangka menjalankan kurikulum merdeka belajar,” pungkas Taso.

Untuk diketahui, penghargaan tersebut diterima oleh Kepala Sekolah TK (5), SD (4), SMP (10). Dan diberikan langsung oleh Pj. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena bersama Sekretaris Kota (Sekkot), Agus Ririmasse. (red/mcambon)

No More Posts Available.

No more pages to load.