Tiga Korban Meninggal
Berdasarkan data yang dihimpun, total tiga korban meninggal dunia dalam insiden erupsi ini, yakni Heng Wen Qiang Timothy, Shahin Muhrez bin Abdul Hamid, serta satu warga negara Indonesia (WNI) bernama Angel KP.
Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Apresiasi untuk Tim Gabungan
Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, PVMBG, hingga relawan dan masyarakat setempat.
Iwan Ramdani juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pencarian, termasuk Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara dan jajaran TNI-Polri.
Berawal dari Sinyal SOS
Operasi pencarian bermula pada 8 Mei 2026, setelah Basarnas menerima laporan dari BCC terkait sinyal darurat (SOS) dari perangkat Garmin di kawasan Gunung Dukono.
Informasi tersebut diperkuat oleh laporan Kepala Desa Mamuya yang menyebut adanya pendaki yang terjebak dan mengalami luka akibat erupsi.
Merespons laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung dikerahkan hingga akhirnya seluruh korban berhasil ditemukan dalam operasi selama tiga hari.
(Tim)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









