Porostimur.com, Gaza – Israel pada Selasa (23/1/2024) kembali mengumumkan kekalahan tempur terburuknya di Gaza selama hampir tiga bulan.
Militer Israel menyebut, sebanyak 21 tentaranya telah terbunuh oleh sebuah serangan RPG di Jalur Gaza.
“Sebagian besar tentara tewas ketika tembakan granat berpeluncur roket menghantam sebuah tank dan sebuah bangunan yang sedang mereka coba ledakkan,” kata Juru Bicara Militer Israel Daniel Hagari.
Mengutip laporan AP, juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Daniel Hagari mengatakan pasukan cadangan sedang mempersiapkan bahan peledak untuk menghancurkan dua bangunan di Gaza tengah pada hari Senin ketika seorang milisi Hamas menembakkan granat berpeluncur roket ke sebuah tank di dekatnya.
Tembakan granat itu memicu ledakan hebat, menyebabkan kedua bangunan dua lantai itu runtuh menimpa para tentara Israel di dalamnya.
Banyaknya korban jiwa di pihak militer Zionis itu dapat menambah momentum baru bagi seruan kepada Israel agar menghentikan invasi sementara atau bahkan menghentikannya sama sekali.
Banyaknya korban di pihak Israel telah memberikan tekanan pada pemerintah Zionis di masa lalu untuk menghentikan operasi militer.
Namun, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah berjanji untuk terus maju sampai Israel menghancurkan kelompok Hamas yang berkuasa dan memulangkan ratusan sandera yang ditawan di Gaza.









