kita pernah berlayar bersama di samudera rasa
menantang arus, menertawakan gelombang
tapi badai datang tanpa memberi tanda
dan kau memilih karam… melupakan alamat pulang
kini cintaku tenggelam di palung terdalam
di mana cahaya tak bisa menyentuh namamu yang tenggelam
arus waktu membawa sisa harapan
terhempas, terdampar, di pasir kerinduan
aku masih menulis namamu di atas pasir
meski kutahu ombak akan menghapusnya tiada desir
dan laut, saksi setiaku yang pilu
masih menyanyikan rindu—andai kau tahu
Ambon, 15 Mei 2025
============









