Porostimur.com, Ambon – Ketika terjadi konflik antara pasangan, sangatlah umum bagi keduanya untuk berusaha membela pandangan masing-masing dan meyakinkan satu sama lain tentang kebenaran argumen mereka.
Namun, terkadang pasangan dapat menolak untuk mengikuti adu argumen yang lebih intens. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa pasangan mungkin menolak adu argumen ketika terjadi konflik.
1. Merasa terancam
Sering kali, pasangan yang menolak adu argumen merasa terancam oleh konflik tersebut. Mereka mungkin merasa bahwa jika mereka mengambil bagian dalam adu argumen, itu akan berakhir dengan merusak hubungan mereka atau bahkan membuat pasangan mereka meninggalkan mereka.
Pasangan mungkin juga takut bahwa mereka tidak dapat mempertahankan argumen mereka dengan baik atau mungkin tidak dapat menang dalam argumen tersebut, yang dapat memperburuk situasi.
2. Kehilangan kendali emosi
Ketika terlibat dalam konflik dengan pasangan, mudah bagi seseorang untuk terbawa emosi. Karena itu, ada kemungkinan bahwa pasangan menolak adu argumen karena mereka khawatir kehilangan kendali emosional dan akhirnya berkata atau melakukan sesuatu yang dapat merusak hubungan mereka.
Ada juga kemungkinan bahwa mereka merasa terlalu marah atau kecewa untuk berbicara dengan pasangan mereka dengan cara yang sehat dan produktif.










