Aktivitas Vulkanik Masih Tinggi, Evakuasi Pendaki Tewas di Gunung Dukono Tertunda

oleh -170 views
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebut posisi dua warga negara asing (WNA) yang meninggal berada sekitar 20 hingga 30 meter dari bibir kawah utama. Sementara satu pendaki warga negara Indonesia (WNI) hingga kini masih belum ditemukan.

Porostimur.com, Tobelo – Tim SAR gabungan masih berupaya mengevakuasi korban erupsi Gunung Dukono, meski lokasi dua pendaki yang meninggal dunia telah diketahui.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebut posisi dua warga negara asing (WNA) yang meninggal berada sekitar 20 hingga 30 meter dari bibir kawah utama. Sementara satu pendaki warga negara Indonesia (WNI) hingga kini masih belum ditemukan.

“Informasi sementara menyebutkan posisi dua WNA berada pada jarak sekitar 20 hingga 30 meter dari bibir kawah utama. Sementara satu WNI masih belum terdeteksi,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).

Evakuasi Terkendala Erupsi

Meski titik korban telah teridentifikasi, proses evakuasi belum dapat dilakukan karena aktivitas vulkanik yang masih tinggi dan medan yang ekstrem.

“Kondisi tersebut memerlukan perhitungan dan strategi evakuasi yang matang dengan mempertimbangkan potensi eskalasi aktivitas vulkanik serta keselamatan personel,” kata Abdul.

Baca Juga  Dari Buruh Pabrik ke Bintang Piala Dunia, Deniz Undav Pimpin Daftar Top Skor Sementara

Ia menambahkan, seluruh tim SAR harus mengikuti rekomendasi Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono dalam setiap langkah operasi.

Empat Kali Erupsi Sehari

Data pemantauan menunjukkan aktivitas Gunung Dukono masih berada pada Level II (Waspada) dengan intensitas erupsi yang tinggi. Dalam sehari, tercatat beberapa kali letusan dengan kolom abu mencapai ribuan meter.

No More Posts Available.

No more pages to load.