5 Puisi Akhir Tahun Nuriman Bayan

oleh -71 views

Di Kampung

Kami menikmati hari-hari dengan berjalan kaki. Tak kenal usia, status, dan jabatan.

Kami adalah pejalan: pejalan yang melewati berpuluh-puluh sungai, mendaki berpuluh-puluh bukit.

Hutan kami yang hijau adalah hasil keringat kami. Kami menanamnya sejak muda. Sebab bagi kami, tak ada warisan yang kekal selain menanam dengan tangan sendiri.

Kami menikmati hari-hari dengan berjalan kaki. Akar, batu-batu, batang, cabang, dan tangga kelapa yang menusuk telapak kaki kami, membuat kaki kami lebih kuat menapaki hari depan.

Kiaro dan palaudi yang kami papah di belakang, kami pergi berisi maru, kami pulang berisi gina.

Doro dan raki kami, membuat kami tak kelaparan.

Supu, 2023.

==========

DESEMBER YANG MURAM

dari rompong satu ke rompong satu komo dan sorihi tak kelihatan
sementara lautan seperti mama goreng pisang

Baca Juga  Promo Motor Yamaha di IIMS 2024: Potongan Cicilan-Diskon Khusus

papa akhirnya kembali ke tepian setelah setengah hari dihedu-hedu ombak
di atas laut yang kedalamannya tak dapat papa perkirakan

papa pikir di dekat paka-paka ombak nilon papa akan mengeras
maka papa kembali jatuhkan mata kail yang sudah papa ikat dengan lau
kemudian tangan papa bergerak seperti waktu papa goyang kecil di buye-buye

tapi sampai tangan papa lelah hela nilon dan badayung, batomo arus dan angin
cuma beberapa ekor yang berkecipak di lambung perahu

tapi papa bersyukur karena laut masih memberi makan
lumayan, walaupun tidak bisa dijual
anak istri papa masih bisa makan ikan kuah lema.

Supu, 2023.

===========

Kita Bersepakat untuk Pulang

Mimpi di kepala kita kali ini tak sama
aku menginginkan sebuah perahu
agar bisa mengapung di atas ombak
kamu menginginkan sebuah kasur
agar bisa berbaring tenang tanpa onak

Baca Juga  Caleg Partai Demokrat dari Dapil Maluku Michael Wattimena Diprediksi Lolos ke Senayan

kita bersepakat untuk pulang
kepada mimpi masing-masing
aku pergi dan kamu tetap tinggal
di rumah yang menyalakan senyum
senyum yang berhari-hari
dipadamkan alamat dan ketidakpastian

kita bersepakat untuk pulang
cinta yang kita imani
akan selalu menemani
entah kapan berjumpa kembali
sudah pasti di Januari.

2023.

=========

KALAU NGONI DATANG

kalau ngoni datang
cuma ingin kase senang telinga
cuma ingin totango suara
tara ada niat kase senang tong pe jiwa deng raga

tong masih ada doro deng raki
parang deng kore-kore
deng daratan yang Tuhan hamparkan masih hijau

tong masih ada parahu deng panggayung
nilon deng gumala
deng laut yang Tuhan bentangkan masih biru

Baca Juga  Wanita Arab Saudi Menjadi Pasukan Patroli Unta untuk Pertama Kalinya, ini Penampakannya

tong pe mata, hati, deng pikiran so tabuka
so tara percaya deng cinta buta
apalagi janji deng dusta

biar ngoni datang deng toki pintu
deng bafiu-fiu model keka
tong tetap bersikap persetan.

2023.

=========

Hari-Hari di Kelas

Hari-hari yang gugur di kelas ini
benihnya kita tanam dengan baik
kita tumbuhkan dengan bijak
sebagaimana waktu kita di Morotai

kita ingin kelas ini
menjadi tempat terakhir
kita berdiri di depan
lahir dan batin semata-mata
untuk pengabdian dan peradaban

jika pun kita menginginkan hal lain
tak lepas dari hak dan kewajiban.

Galela, 2023

=========

No More Posts Available.

No more pages to load.