506 Tewas sejak Israel Mulai Lagi Genosida Gaza, Rumah Sakit Indonesia Kewalahan

oleh -363 views
Ratusan anak tewas dibunuh Israel dalam serangan terbaru di Gaza. Foto/QNN

Di Abasan al-Kabira, petugas pertahanan sipil berhasil menyelamatkan seorang bayi perempuan, Ayla Abu Daqqa, dari reruntuhan rumah keluarganya, yang hancur dalam pemboman yang menewaskan orang tuanya dan anggota keluarga lainnya.

Khalil al-Daqran, juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, mengonfirmasi sejak Selasa, 506 orang telah tewas dan lebih dari 900 orang terluka dalam pemboman Israel yang sedang berlangsung.

70% dari yang terluka adalah wanita dan anak-anak, banyak di antaranya mengalami luka serius. Banyak yang terluka meninggal karena kurangnya sumber daya medis dan blokade di Gaza.

Tentara Israel mengumumkan peluncuran operasi darat di sepanjang poros pantai dari Beit Lahia di Gaza utara, menyerang infrastruktur perlawanan dan lokasi peluncuran rudal Hamas.

Menteri Pertahanan Israel Yisrael Katz mengumumkan evakuasi penduduk Gaza dari zona pertempuran akan segera dimulai, menyerukan apa yang dia gambarkan sebagai “emigrasi sukarela.”

Baca Juga  IRGC Klaim Serang Pangkalan AS di Yordania, Ketegangan Iran–AS Kian Memanas

Genosida Gaza

Kekerasan Israel yang kembali terjadi pada 18 Maret telah melanggar gencatan senjata yang dimulai pada 19 Januari.

Aksi militer terbaru telah menewaskan ratusan warga Palestina dan melukai lebih banyak lagi, terutama warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak.

No More Posts Available.

No more pages to load.