PBB Tegaskan Gaza Milik Palestina, Rencana Ekspansi Militer Israel Menuai Kritik Global

oleh -10 views
Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, menegaskan bahwa seluruh wilayah Gaza merupakan hak rakyat Palestina. Foto/wikimedia

Porostimur.com, New York – Rencana pemerintah Israel untuk memperluas kendali militernya di Jalur Gaza menuai kecaman luas dari komunitas internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, pejabat Palestina, hingga Jerman.

Pernyataan kontroversial itu mencuat setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengumumkan target peningkatan penguasaan wilayah Gaza dari sekitar 60 persen menjadi 70 persen.

Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu dalam sebuah seminar di kawasan Lembah Yordania yang diduduki, Kamis (waktu setempat). Ini menjadi salah satu sinyal paling terang bahwa Israel berencana memperdalam kontrol teritorialnya atas sebagian besar Jalur Gaza, meskipun kesepakatan gencatan senjata telah diberlakukan sejak Oktober 2025.

Netanyahu menegaskan bahwa pasukan Israel saat ini telah menguasai sekitar 60 persen wilayah Gaza. Ia juga mengindikasikan telah menginstruksikan militer untuk memperluas kendali tersebut dalam waktu dekat.

PBB: Gaza Harus Sepenuhnya Milik Palestina

Menanggapi hal itu, PBB dengan tegas menolak rencana ekspansi militer Israel. Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, menegaskan bahwa seluruh wilayah Gaza merupakan hak rakyat Palestina.

Baca Juga  Resmikan Gedung Baru SMPN 13 Tual, Wali Kota Tekankan Pendidikan Berkarakter

“Seratus persen wilayah Gaza harus menjadi milik rakyat Palestina,” tegas Dujarric dalam konferensi pers di markas besar PBB, New York, Jumat.

No More Posts Available.

No more pages to load.