80 Tahun RI: Jokowi Vs Prabowo dalam Sorotan Budaya

oleh -397 views
Smith Alhadar

Oleh: Smith Alhadar, Penasihat Institute for Democracy Education (IDe)

Dari sisi kebudayaan, Presiden RI ke-7 Joko Widodo dan Preiden RI ke-8 Prabowo Subianto datang dari dunia yang sangat berbeda. Kebudayaan Adalah keseluruhan sistem gagasan, Tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya yang kompleks, yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, seni moral, hukum, adat-istiadat, dan kemampuan lain. Kebudayaan selalu mengalami perubahan dan perkembangan seiring waktu.

Untuk memahami Jokowi dan Prabowo kita harus tahu latar belakang keduanya. Jokowi Adalah wong wong cilik, lahir hingga dewasa di kota kecil Solo. Prabowo adalah sosok kosmopolitan dari keluarga intelektual. Pendidikannya sejak sekolah dasar ditempuh di banyak negara: Singapura, Malaysia, Hongkong, Inggris, dan Amerika Serikat.

Baca Juga  Wagub Maluku Dorong Lulusan Poltek Negeri Ambon Kuasai Hilirisasi dan Teknologi Kelautan

Kalau ayah dan ibu dari Jokowi adalah orang asli Jawa beragama Islam, ayah dari Prabowo (Prof Soemitro Djojohadikoesomo) adalah orang Jawa sekuler dan ibunya adalah perempuan beragama Kristen asal Minahasa. Dari latar belakang sosio-budaya yang berbeda ini, tak heran bila keduanya memiliki karakter dan sikap hidup yang jauh berbeda.

Karena ayahnya juga seorang tokoh politik dari Partai Sosialis Indonesia yang bercita-cita menciptakan keadilan sosial – dalam hal ini memprioritaskan kesejahteraan rakyat kecil – Prabowo sejak dini telah memiliki kehendak menjadi presiden demi mewujudkan mimpi ayahnya itu. Maka ia memilih masuk AKABRI karena melihat militer yang sedang naik daun pasca Soekarno jalur paling masuk akal untuk mewujudkan cita-citanya itu.

No More Posts Available.

No more pages to load.