Porostimur.com – Ambon: Komisi II DPRD Kota Ambon meminta Dinas Perindustrian dan stakeholder lainnya untuk segera melakukan operasi pasar (OP). Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan harga Bahan Pokok (Bapok) jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru 2022.
Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Jafri Taihutu mengatakan, banyak laporan warga ke komisi terkait lonjakan harga bahan pokok yang terjadi belakangan ini. Ditakutkan, lonjakan tersebut akan terus terjadi hingga memasuki perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Dengan kondisi ini, kita akan koordinasi dan mendesak agar Disperindag segera lakukan operasi pasar. Karena ini menjadi agenda rutin dinas-dinas terkait, setiap jelang perayaan hari-hari besar keagamaan. Maka itu operasi pasar perlu, agar bahan pokok bisa tetap stabil dan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan,” ungkap Taihutu kepada wartawan di ruang Komisi II, Kamis (2/12/2021).
Dirinya mengaku, selain Disperindag, Komisi akan berkoordinasi juga dengan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), untuk bisa sama-sama lakukan pengawasan dengan Disperindag, guna mengawasi produk-produk makanan dan minuman kadaluarsa.
“Tentu perlu libatkan juga BPOM untuk pengawasan. Sehingga tidak ada temuan-temuan minuman atau makanan kadaluarsa. Bahkan kita akan minta untuk awasi distributor yang ada, termasuk gerai-gerai modern seperti Alfamidi dan Indomaret atau lainnya,” terangnya.









