Porostimur.com, Ambon – Harapan perbaikan pelayanan PDAM kini diemban Rulien Purmiasa sebagai Plt. Direktur PDAM yang baru usai dilantik oleh Penjabat Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menggantikan Alfonsus Tetelepta, Senin (1/8/2022), di Balai Kota.
Pj. Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena dalam arahannya mengatakan banyak persoalan dihadapi PDAM terkait pelayanan dasar air bersih bagi masyarakat, salah satunya kebocoran air yang mencapai 60 persen.
“Kebocoran 60 persen hasil audit BPK dan BPKP merupakan hal luar biasa, apakah tidak ada sistem pegawasan sehingga air bisa bocor dari produksi?,” tanya Wattimena.
Dirinya menambahkan, ada titik lokasi dimana pipa PDAM bocor bertahun – tahun dan merusak badan jalan, namun hingga kini tidak ada perbaikan. Sementara disisi lain, masyarakat mengeluhkan air PDAM tidak mengalir.
“Ini yang harus diperbaiki, artinya pelayanan publik yang dilakukan mesti optimal sehingga masyarakat tidak bersungut air tidak jalan dan sebagainya,” pintanya.
Menanggapi hal itu, Plt. Direktur PDAM, Rulien Purmiasa usai dilantik mengatakan, tingkat kebocoran air sampai 60 persen, menjadi prioritas untuk ditangani sebab angka tersebut sudah diatas batas toleransi 20 persen bagi PDAM yang dikatakan baik atau sehat.










