Porostimur.com, Tual – Jembatan Dian-Tettoat di Kecamatan Hoat Sorbay, Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) yang dibangun Pemerintah Provinsi Maluku sejak tahun 2013 lalu, hingga kini tak kunjung rampung.
Sebelumnya, direncanakan lantai jembatan akan dihotmix pada Februari 2025 dan bakal diresmikan pada awal Maret 2025. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda pekerjaan lanjutan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Maluku Benhur George Watubun, meminta Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, agar segera menyelesaikan pembangunan jembatan tersebut.
“Saya minta kiranya Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa dapat menuntaskan sekaligus meresmikan jembatan Dian-Tettoat,” ungkap Watubun, di Tual, dikutip, Senin (10/3/2025).
Menurut Benhur, beberapa waktu lalu telah berdiskusi dengan Kepala Dinas PUPR dan DPRD Maluku mendorong untuk penyelesaian jembatan Dian-Tettoat.
“Jembatan ini kan sudah selesai jadi pelan-pelan kita buat agar bagus,” pungkasnya.
Sebagai informasi, Jembatan penghubung Dian-Tettoat ini telah dibangun sejak tahun 2013 atau selama 12 tahun dan hingga tahun 2023 telah menghabiskan APBD Maluku sebesar Rp40.1 miliar.
Terakhir di tahun 2022 lewat kebijakan Dana Alokasi Umum digelontorkan Rp7 miliar untuk pengerjaan lanjutan, namun pada Desember 2023 pembangunan dihentikan karena penurunan segmen jembatan dan langsung diidentifikasi oleh Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan (KKJTJ) Kementerian PUPR.









