Bupati Halbar: Disperindagkop Harus Maksimalkan Retribusi Pasar untuk Dorong PAD

oleh -158 views

Porostimur.com, Jailolo – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Halmahera Barat (Halbar) tahun 2025 dinilai terlalu kecil jika dibandingkan dengan potensi retribusi pasar.

Bupati Halbar, James Uang, meminta agar sumber pendapatan dari pedagang pasar dikelola lebih serius untuk mendongkrak PAD daerah.

Retribusi Pasar Dinilai Belum Optimal

Berdasarkan data setoran PAD yang diterima media ini, Rabu (1/9/2025), retribusi dari pasar Jailolo, Sidangoli, Akelamo hingga Pasar Ibu, masih jauh dari maksimal. Persentase penyetoran ke kas daerah bahkan belum mencapai 20 persen.

Seorang pedagang di Pasar Jailolo mengaku, biaya sewa lapak yang ia bayarkan setiap bulan berada di atas Rp400 ribu. “Saya disewakan lapak di Pasar Jailolo, bayar per bulan di atas Rp400 ribu,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pelaku usaha lain menuturkan, setiap hari ada penagihan retribusi leo sebesar Rp3.000. “Untuk leo yang ditagih setiap hari, kami tetap bayar ke petugas,” katanya.

Baca Juga  Mojtaba Khamenei: Dengan Pertolongan Tuhan, AS Menghadapi Kekalahan Memalukan

Bupati Tekankan Pengawasan dan Pengelolaan

Menanggapi rendahnya setoran retribusi, Bupati James menegaskan pentingnya peran Disperindagkop untuk memperketat pengawasan serta memberdayakan kepala pasar. Menurutnya, jika potensi retribusi dikelola dengan baik, kontribusinya bisa signifikan terhadap PAD Halbar.

No More Posts Available.

No more pages to load.