Porostimur.com, Ambon – PT Sinar Hijau Ventures (SHV), perusahaan sosial yang fokus membangun rantai nilai rempah berkelanjutan berbasis perhutanan sosial, resmi melepas ekspor perdana rempah Maluku ke Vietnam melalui Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Kamis (27/11/25).
Pada pengiriman pertama ini, SHV mengekspor total tujuh ton rempah, terdiri dari 5,2 ton pala, 1,6 ton cengkih, dan 400 kilogram fuli, seluruhnya berasal dari Kabupaten Seram Bagian Barat. Sebagian besar rempah dipasok oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) dan petani binaan SHV di wilayah kelola KPH Seram Bagian Barat, membuktikan bahwa kelompok perhutanan sosial telah memiliki kapasitas produksi stabil dan siap bersaing di pasar internasional.
Pendampingan Panjang untuk Standar Global
Direktur sekaligus CEO SHV Dessi Yuliana, menjelaskan, pencapaian ini merupakan hasil pendampingan sejak 2023, meliputi pelatihan teknik panen yang benar, peningkatan standar pascapanen, penyediaan peralatan, hingga akses ke pasar global.
“Ekspor perdana ini memberi ruang lebih besar bagi petani rempah Maluku. Kami mendampingi mereka dari panen hingga memenuhi standar internasional, sehingga kualitas naik, pendapatan meningkat, dan peluang perdagangan jangka panjang terbuka,” ujarnya.
SHV berkolaborasi dengan Solidaridad melalui inisiatif Rimbawan Market, serta didukung oleh UN Environment Programme, Dinas Kehutanan Provinsi Maluku, Balai Perhutanan Sosial Ambon, dan KPH Seram Bagian Barat. Kolaborasi ini menghadirkan solusi untuk hambatan klasik petani, seperti minim akses pasar, standar kualitas yang tidak seragam, dan keterbatasan sarana produksi.









