Porostimur.com, Yerusalem – Aksi pembakaran kitab suci Al-Quran oleh seorang pemukim Israel ekstremis memicu kecaman dan kemarahan publik Palestina. Insiden tersebut dilaporkan terjadi di Yerusalem beberapa hari menjelang dimulainya Ramadan, sebagaimana dilaporkan kantor berita Anadolu pada Selasa.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang pemukim Israel membakar salinan Al-Quran secara terbuka. Lokasi pasti kejadian tidak disebutkan, namun aksi tersebut disebut berlangsung di wilayah Yerusalem yang diduduki.
Video Pembakaran Picu Kecaman
Anggota parlemen Arab di Knesset, Ahmad Tibi, mengutuk keras aksi tersebut melalui platform media sosial X. Ia menyebut pelaku sebagai “aktivis Zionis religius dari neo-Nazi” yang membakar Al-Quran dengan wajah terbuka.
“Seorang aktivis Zionis religius dari neo-Nazi membakar Al-Quran dengan wajah terbuka,” tulis Tibi. Ia juga menuding pelaku tidak akan menghadapi konsekuensi hukum. “Ia tidak akan dihukum karena ia Yahudi,” ujarnya.
Dalam rekaman yang dibagikan Tibi, pelaku terdengar mengucapkan pernyataan provokatif saat membakar kitab suci umat Muslim tersebut. “Apa yang terjadi? Kita di sini sekarang merayakan dan membakar kitab yang sangat suci bagi umat Muslim, surah demi surah, semua surah. Selamat untuk kita,” ucapnya.









