Porostimur.com, Turin — Italia kembali menelan kekecewaan setelah gagal lolos ke Piala Dunia FIFA 2026. Namun di tengah kegagalan tersebut, muncul skenario tak terduga yang membuka peluang tipis bagi Gli Azzurri untuk tetap tampil di turnamen akbar tersebut.
Kekalahan adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina di babak play-off membuat tim asuhan Gennaro Gattuso harus kembali absen untuk ketiga kalinya secara beruntun, setelah sebelumnya juga gagal pada edisi 2018 dan 2022.
Celah Regulasi Buka Harapan
Di balik kegagalan itu, laporan Football 365 menyebut adanya celah regulasi yang berpotensi membuka jalan bagi Italia ke Piala Dunia 2026.
Peluang ini muncul dari situasi geopolitik di Timur Tengah, khususnya yang melibatkan Iran. Setelah konflik dengan Amerika Serikat dan Israel pada Februari 2026, Menteri Olahraga Iran Ahmad Donyamali, sempat menyatakan negaranya tidak akan berpartisipasi dalam turnamen tersebut.
Meski Presiden FIFA Gianni Infantino, menegaskan Iran masih dijadwalkan tampil, kemungkinan pengunduran diri tetap terbuka.
“Jika Iran benar-benar mundur, maka FIFA harus mencari tim pengganti sesuai regulasi,” tulis Football 365.
Italia Bisa Masuk Lewat Ranking?
Dalam aturan FIFA, pengganti biasanya diambil dari tim peringkat terbaik berikutnya di zona yang sama—dalam hal ini Asia, dengan Uni Emirat Arab sebagai kandidat kuat.










