Porostimur.com, Tobelo — Aktivitas vulkanik Gunung Dukono kembali meningkat. Gunung api yang berada di Kabupaten Halmahera Utara itu erupsi pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 17.28 WIT, bertepatan dengan momentum Jumat Agung.
Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi 4.000 meter di atas puncak atau sekitar 5.087 meter di atas permukaan laut. Abu vulkanik terpantau berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong menyebar ke arah barat laut mengikuti arah angin.
Kolom Abu Tebal, Aktivitas Terekam Seismogram
Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Dukono, M Saum Amin, menjelaskan bahwa aktivitas erupsi juga terekam pada alat seismograf.
“Kolom abu teramati mencapai 4 kilometer di atas puncak dengan warna kelabu dan intensitas tebal. Arah sebaran ke barat laut. Aktivitas erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo 34 milimeter dan durasi 95,41 detik,” ujarnya.
Ia menambahkan, aktivitas letusan Gunung Dukono memang terjadi secara periodik dengan sebaran abu yang bergantung pada arah serta kecepatan angin.
Status Waspada, Warga Diminta Jaga Jarak
Saat ini, status Gunung Dukono masih berada pada Level II atau Waspada. Masyarakat di sekitar gunung maupun wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di radius berbahaya.
“Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati kawah pada radius 4 kilometer,” tegasnya.








