Ambulans Laut Pemkot Ternate Dinilai Tak Memadai

oleh -12 views
Muis mendesak Pemerintah Kota Ternate segera menambah minimal dua unit ambulans laut dan menempatkannya secara strategis di wilayah kepulauan, seperti di Puskesmas Mayau, Hiri, dan Moti.

Porostimur.com, Ternate – Ketimpangan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan Batang Dua, Hiri, dan Moti (BAHIM) Kota Ternate, kembali menjadi sorotan. Evakuasi seorang pasien lanjut usia asal Kelurahan Bido menggunakan ambulans laut pada Selasa (12/5/2026) justru membuka persoalan mendasar terkait keterbatasan fasilitas rujukan di wilayah tersebut.

Pemerhati hukum, Muis Ade menilai, keberadaan hanya satu unit ambulans laut untuk melayani tiga wilayah kepulauan merupakan cerminan lemahnya tata kelola pelayanan kesehatan oleh Pemerintah Kota Ternate.

Satu Armada Layani Tiga Pulau

Menurut Muis, satu kali keberhasilan evakuasi pasien tidak bisa dijadikan tolok ukur keberhasilan pelayanan. Justru kondisi tersebut memperlihatkan rapuhnya sistem layanan darurat di wilayah kepulauan.

Baca Juga  Inter Milan Incar Dobel Gelar, Lautaro: Final Coppa Italia Lawan Lazio Tak Mudah

“Warga BAHIM dipaksa bergantung pada satu armada yang bahkan tidak standby di wilayah mereka, tetapi ditempatkan di Pelabuhan Residen Ternate dan bergerak hanya ketika dibutuhkan,” tegasnya.

Ia menyebut kondisi tersebut bukan pelayanan maksimal, melainkan layanan darurat yang dipaksakan dengan pola menunggu.

Dinilai Langgar Prinsip Pemerataan

Muis menegaskan, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab konstitusional untuk menyediakan layanan kesehatan yang layak dan merata sebagaimana diatur dalam UUD 1945.

No More Posts Available.

No more pages to load.