PLN UIP Maluku Papua Garap Sejumlah Proyek, ini Daftarnya

oleh -261 views
DCIM100MEDIADJI_0080.JPG

Porostimur.com | Ambon: Pasca diresmikan pada 1 Apri 2021, PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Maluku Papua bergegas menyelesaikan proses transisi organisasi.

Unit baru ini bertanggung jawab melaksanakan konstruksi proyek kelistrikan skala besar seperti pembangkit, transmisi saluran udara tegangan tinggi (SUTT), dan gardu induk (GI) di Bumi Cenderawasih dan Kepulauan Rempah.

PLN UIP Maluku Papua menaungi empat Unit Pelaksana Proyek (UPP) yang tersebar di setiap provinsi.

UPP Maluku yang berkedudukan di Ambon, mengemban tugas membangun pembangkit dengan daya total 70 Mega Watt (MW) di Provinsi Maluku.

Proyek pembangkit tersebut di antaranya adalah PLTU Ambon (Waai) sebesar 30 MW, PLTMG Namlea (10 MW), PLTD Dual Fuel Bula (10 MW), PLTMG Dobo (10 MW), dan PLTMG Saumlaki (10 MW).

Baca Juga  Sikapi Potongan Vidoe Ceramah Jusuf Kalla, PP GMKI Imbau Kader Taat Aturan Organisasi

Sementara itu, transmisi SUTT yang akan dibangun meliputi jalur Piru – Kairatu, Masohi – Kairatu, PLTMG Seram 2 – GI Masohi, PLTMG Ambon Peaker – PLTU Ambon (Waai), Namrole – Namlea, dan GI Mako – Incomer 1 phi (Namrole – Namlea) dengan total panjang jaringan sekitar 504 kilometer sirkuit (kms).

Sebagai pendukung SUTT, gardu induk dibangun di sembilan titik terpisah dengan total kapasitas 220 MVA.

Di Ternate, UPP Maluku Utara mengendalikan konstruksi enam pembangkit meliputi PLTU Sofifi (6 MW) serta PLTD Dual Fuel di Tobelo, Sofifi, Bacan, Morotai, dan Sanana yang masing-masing berkapasitas 10 MW.