Sempat Viral Karena Bilang Diterlantarkan Pemerintah, 2 Korban Bom Makassar Mendadak Minta Maaf

oleh -93 views

Porostimur.com – Makassar: Sebuah video TikTok viral di media sosial sejak beberapa hari terakhir. Video itu menunjukkan dua mahasiswi korban bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar mengaku tidak diberikan perawatan lebih lanjut atas luka yang dideritanya.

Kedua mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Stella Maris Makassar korban bom bunuh diri itu bernama Valeriana dan Karina. Dalam video berdurasi 2 menit 39 detik itu keduanya menunjukkan luka bakar cukup serius di bagian tangan dan kaki.

Valeriana mengaku bahwa dirinya berasal dari Kabupaten Tual, Maluku Tenggara. Mahasiswi yang tengah menempuh pendidikan di STIKES Stella Maris itu juga mengaku bahwa dirinya tinggal sendiri di Kota Makassar. Dia mengalami keloid atau bekas luka yang menonjol setelah luka sembuh. Kondisi ini mengganggu aktivitasnya sehari-hari.

Baca Juga  Perang Lawan Iran, AS Disebut Bakar Uang hingga Rp 1 Kuadraliun

“Pada saat ini saya mengalami keloid pada daerah tangan dan kaki saya. Tetapi, saat ini keloid terus mengalami penebalan dan nyeri terus menerus. Saya tidak bisa beraktifitas secara sempurna dikarenakan keloid yang luas pada daerah tangan saya,” kata Valeria dalam videonya yang diaksea, Kamis (30/9/2021).

Valeriana bahkan mengaku bahwa dirinya sempat dijanjikan untuk mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Namun, hingga saat ini, menurut dia, janji yang diberikan oleh pemerintah itu belum ditepati.